Jan 21 2010

4 Modus Pembobolan Dana Nasabah Bank

Published by Decky under Informasi and tagged: , , ,

Ada beberapa modus terkait dengan bobolnya dana nasabah bank yang sering terjadi belakangan ini. Berdasarkan analisa, ada empat kemungkinan modus operandi di belakangnya yang memungkinkan keterlibatan orang dalam bank.

Pertama, penipuan melalui SMS. Dimana dikatakan penerima SMS menerima hadiah undian dan diminta segera menghubungi pengirim SMS. Pengirim SMS biasanya membawa-bawa nama operator telekomunikasi.

“Meski, dari nomor pengirim ternyata nomor individu yang berasal dari kartu prabayar. Pelaku kejahatan biasanya meminta penerima SMS mengirim sejumlah dana ke pelaku melalui ATM”.

Kedua, terjadinya duplikasi kartu ATM. Ini bisa terjadi karena adanya ATM yang disisipi alat untuk membaca ATM konsumen dan adanya spy camera di tempat-tempat ATM. Data konsumen kemudian dikloning, dan ATM palsu itulah yang kemudian dipakai untuk menguras uang nasabah.

Ketiga, terjadinya penggunaan kartu kredit orang lain. Dan keempat, pencurian data melalui internet banking.

“Modus ini bisa dilakukan secara individu, kelompok bahkan sindikat terorganisir. Bukan tidak mungkin pula orang dalam terlibat dalam hal pembocoran data nasabah”.

6 responses so far

Jan 13 2010

Perbandingan Windows7 dan PCLinux3D

Published by Decky under Artikel

Setelah sekian lama DVD Windows 7 Release Candidate bonus dari Majalah Chip terbengkelai, akhirnya hari ini baru punya kesempatan untuk menginstalnya. Windows 7 yang bisa digunakan secara legal sampai 1 Juni 2010 ini diinstal pada komputer dengan spesifikasi :

* Intel Dual Core 2.2 GHz
* Memori 1 Gb
* HD Sata 80 Gb dan IDE 10 GB
* FastNet Cable Modem (Motorola)
* VGA Nvidia 7200 GS
* MFP Printer Laserjet Kyocera 1116
* Deskjet Printer HP 656c

Instalasi berlangsung tanpa masalah dan selesai sekitar setengah jam … tidak berbeda jauh dengan instalasi PC Linux3D versi DVD. Perbedaannya … dengan ukuran harddisk yang hampir sama – sekitar 8 Gb – Windows 7 hanya menginstal dirinya sendiri dengan beberapa program penyertanya (Media Player, IE, Notepad, Paint, dll). Jauh berbeda dengan PCLinux3D yang sudah terinstal lengkap dengan berbagai macam program aplikasinya (Office, Internet, Graphic, Video, Audio, 3D, Animation, Development, Virtualization, Education, Game, dll).

Yang menarik … Windows 7 sudah bisa mendeteksi koneksi Internet secara sangat baik … begitu terinstal kita sudah bisa langsung terkoneksi dengan Internet. Kenyamanan menggunakan Internet ini sudah tersedia lama di PCLinux3D. Ini berbeda jauh dengan Windows XP … dimana kita masih harus melakukan deteksi dan instalasi Internet secara tradisional.

Tugas berikutnya setelah terkoneksi Internet adalah mencari program anti virus yang paling pas. Pilihan jatuh pada Smadav … yang secara mengejutkan ternyata mampu menangani virus-virus yang terus berkeliaran di Windows dengan baik. Sampai versi terkini, sayangnya Microsoft masih saja tidak mampu membuat nyaman penggunanya, berbeda jauh dengan Linux yang mampu memberikan kenyamanan kelas VIP sekalipun tidak dikawal dengan program anti virus terbaru.

Saatnya untuk relaks dan mendengarkan musik. Beberapa klik tombol sudah terdengar di speaker, seharusnya tidak ada masalah untuk memainkan musik langsung dari Youtube.com. Ooops … sayangnya ada sedikit gangguan kecil, Flash Player belum terinstal. Setelah bergaul sekian lama dengan PCLinux3D – yang semuanya sudah ready-to-use – memang cukup menyebalkan dengan gangguan-gangguan kecil seperti ini. Setelah klik klik mouse beberapa kali, akhrnya Flash Player terinstal dan musikpun mulai dimainkan di YouTube.

Tugas berikutnya adalah mengaktifkan printer Laserjet Kyocera dan Deskjet Hewlett Packard. Harapan untuk Windows 7 bisa mengaktifkan semua printer secara otomatis – seperti halnya modem Motorola di Fastnet – tak terkabul. Windows 7 mampu mengenali kedua printer ini tapi sayangnya tidak bisa menginstal driver secara otomatis. Berbeda jauh dengan PCLinux3D yang mampu mendeteksi dan menginstal driver-driver printer tersebut secara otomatis.

Mau tak mau … cara konvensional harus dilakukan lagi – instal driver printer satu persatu dari CD yang disediakan vendornya. Sayangnya, driver printer yang tersedia dalam CD tidak kompatibel sama sekali dan hanya bisa dipergunakan di Windows XP. Akhirnya, setelah beberapa kali bertanya pada paman Google, driver diperoleh dan kedua printer bisa berfungsi dengan baik, termasuk Scanner yang ada di MFP Kyocera.

Jelajah Windows 7 berikutnya adalah bermain game. Beberapa sumber menyebutkan bahwa sebagian program aplikasi dan game Windows XP tidak kompatibel atau tidak bisa berjalan dengan baik di Windows 7. Dan ini berarti sebetulnya Windows 7 tidak berbeda jauh dengan Linux – yang diklaim Microsoft tidak bisa digunakan untuk bermain game (salah satu yang disebut adalah Warcraft). He he he … ternyata Microsoft kurang gaul … karena sekarang cukup banyak game (online) Windows XP yang sudah bisa dimainkan di Linux (termasuk Warcraft).

Sebelum ngegame, berikut ini ringkasan dari apa yang sudah sempat dicoba di Windows 7 dan perbandingannya dengan PCLinux3D :

PERBANDINGAN Windows 7 PCLinux3D Pemenang
Instalasi Setengah jam dengan sedikit program (IE, Media Player, Notepad, Paint) Setengah jam dengan banyak program terinstal lengkap (Office Suite, Game, Animation, 3D Suite, Video Studio, Graphic Editing, Internet Suite, Development Tool, dll) Linux
Keamanan Masih perlu program anti virus Sekalipun ada anti virus, tapi tidak terlalu diperlukan Linux
Kemudahan Internet+VGA+Sound autoinstal

Printer+Scanner autodetect tapi tidak autoinstal

Flash Player install manual

Internet+VGA+Sound autoinstal

Printer+Scanner autoinstal

Flash Player pre-install (siap pakai)

Linux
Kenyamanan Harddisk jadul IDE 10 Gb tidak terdeteksi … data tidak bisa diambil alias tidak bisa digunakan untuk bekerja :( Harddisk Sata dan harddisk IDE jadul terdeteksi dengan baik Linux
Keindahan Visual OK tapi tidak punya fitur 3D Desktop Visual OK dan Full 3D Desktop Linux
Produksi InterLOKAL (luar negeri … BOROS devisa) LOKAL (dalam negeri … HEMAT devisa) :) Linux
Harga Masih gratis, tapi sebentar lagi perlu keluar jutaan rupiah untuk menggunakannya (bukan memiliki !!!) Lebih murah 80% dan sudah disertai dengan Buku Panduan plus training gratis (Jakarta) Linux

Sumber: IGOS

35 responses so far

Jan 09 2010

Seperti Apa Internet di 2020?

Published by Decky under Informasi and tagged:

Perkembangan internet kian hari kian bertambah, baik dari sisi pengguna sampai dengan kecanggihan teknologi yang ditawarkan. Lalu, seperti apakah internet pada sepuluh tahun yang akan datang?

Jika melihat dari belakang, situs adalah tentunya sama sekali berbeda sekarang dibanding tahun 2000. Bahkan sangat berbeda dengan apa yang terjadi 40 tahun lalu, ketika pertama kali diciptakan.

Di masa depan, tentunya perubahan akan banyak terjadi lagi. Beberapa pengamat, yang dirangkum PC Advisor, Sabtu (9/1/2010) mencoba menerawang seperti apa internet dalam satu dekade kedepan.

1. Banyak orang akan menggunakan internet

Sampai saat ini menurut Internet World Stats mencatat internet telah mencapai 1,7 miliar pengguna, dengan jumlah penduduk dunia 6,7 miliar orang.

National Science Foundation memprediksi bahwa Internet akan memiliki hampir lima miliar pengguna pada saat itu. Namun, scaling terus menjadi masalah bagi arsitektur internet di masa depan.

2. Internet akan meningkat di negara berkembang

Sebagian besar pertumbuhan web selama 10 tahun akan datang dari negara-negara berkembang.

Menurut Internet World Stats daerah dengan tingkat penetrasi terendah adalah Afrika (6,8 persen), Asia (19,4 persen) dan Timur Tengah (28,3 persen). Sebaliknya, Amerika Utara memiliki tingkat penetrasi 74,2 persen.

Trend ini internet pada tahun 2020 tidak hanya akan menjangkau lebih banyak lokasi terpencil di seluruh dunia, tetapi juga akan mendukung lebih banyak bahasa dan skrip non-ASCII.

3. Internet akan menjadi jaringan hal, bukan komputer

Sebagai infrastruktur lebih kritis akan terhubung ke internet, web ini diharapkan dapat menjadi perangkat jaringan daripada jaringan komputer.

Internet memiliki sekitar 575 juta host komputer yang, menurut CIA World Factbook 2009. Tetapi NSF mengharapkan milyaran sensor pada bangunan dan jembatan akan terhubung ke internet untuk menggunakan seperti listrik dan keamanan sebagai pemantauan.

Pada tahun 2020, itu diharapkan bahwa jumlah net-sensor akan terhubung lipat lebih besar dari jumlah pengguna.

4.Data Internet akan mencapai exabyte, mungkin zettabytes.

Para peneliti telah menciptakan istilah ‘exaflood’ untuk merujuk pada peningkatan cepat jumlah data, terutama gambar dan video kualitas tinggi ditransfer melalui internet.

Cisco memperkirakan bahwa perdagangan global akan tumbuh 44exabytes per bulan pada tahun 2012 – lebih dari dua kali lipat seperti sekarang ini.

Penyedia konten seperti Google menciptakan konten ini daripada Tier 1 ISP. Pergeseran ini mendorong minat kembali Architecting internet menjadi jaringan konten-sentris, bukan jaringan transportasi.

Sumber: Okezone.com

4 responses so far

Jan 08 2010

Empat Tahun lagi, NASA Yakin Temukan Planet seperti Bumi

Published by Decky under Informasi and tagged: , , , ,

Para astronom mengatakan bahwa mereka hampir menemukan planet mirip Bumi yang juga mengorbit bintang lain. Ini tentunya menjawab pertanyaan kita selama ini: apakah kita selama ini sendirian di alam semesta?

Seorang pejabat NASA dan ilmuwan terkemuka lain menjabarkan dalam 4-5 tahun, mereka pasti menemukan sebuah planet mirip Bumi. Bahkan, sebuah planet berukuran serupa dengan Bumi mungkin dapat ditemukan pada tahun ini juga bila teleskop luar angkasa yang baru dapat segera digunakan.

Dalam konferensi Komunitas Astronomi Amerika pada minggu ini, banyak penemuan planet di luar tata surya kita (eksoplanet) menunjukkan hal yang sama, yakni planet yang tenang seperti Bumi dengan kehidupan yang dapat berkembang. Akan tetapi, banyak juga yang hancur karena ledakan bintang, black hole, atau bertabrakan dengan galaksi lain.

Teleskop terbaru NASA Kepler bersama dengan beberapa penelitian terbaru terkait dengan penemuan eksoplanet menjadi topik hangat dalam konferensi itu. “Pertanyaan dasarnya adalah apakah kita sendirian? Untuk pertama kalinya, ada optimisme untuk dapat mengetahui jawabannya hingga ke dasar,” kata Simon ‘Pete’ Worden, astronom yang mengepalai Ames Research Center. “Saya bertaruh kita tidak sendirian. Ada banyak kehidupan di alam semesta ini,” ujarnya.

Tidak seperti teleskop luar angkasa Hubble, Kepler adalah teleskop yang dikhususkan sebagai pemburu planet. Pada teleskop ini, terdapat satu-satunya alat yang dapat mengukur cahaya hingga lebih dari 100 ribu bintang dan mengawasi penyebab redupnya cahaya planet itu.

Pada 1990-an, astronom menemukan sepasang planet tiap tahunnya. Dalam beberapa dekade belakangan, ditemukan sepasang planet setiap bulan. Berkat teleskop Kepler, tahun ini, planet baru ditemukan setiap hari. Jumlah eksoplanet yang ditemukan sudah sekitar 400, tapi tak satu pun yang memiliki komponen sesuai untuk kehidupan.

Sumber: Media Indonesia

3 responses so far

Next »